chemistry for peace not for war

hanya DIA yang dapat menghentikan hatiku

Fotometer Sederhana : Alat Alternatif Pengganti Spektofotometri Sinar Tampak

 

Sebelum membaca artikel ini sebaiknya terlebih dahulu membaca beberapa artikel berikut.

1. Spektrofotometri Sinar Tampak (Visible)

2. Pengertian Dasar Spektrofotometer Vis, UV, UV-Vis

3. Spektrofotometri UV-Vis

4. Spektrofotometri UV (ultraviolet)

Jika terjadi kerusakan link silakan masukan “judul artikel” pada “widget masukan kata kunci” kemudian klik “cari”.

 

Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai “Alat Alternatif Pengganti Spektofotometri Sinar Tampak”. Alat alternatif ini dapat digunakan jika spektrofotometer sinar tampak, spektronic atau spektrofotometer UV-VIS tidak tersedia. Hal ini disebabkan alat-alat tersebut sangat mahal sehingga dikembangkan alat alternatif pengganti. Alat Alternatif Pengganti Spektofotometri Sinar Tampak disebut fotometer sederhana dengan memanfaatkan alat-alat yang lebih murah dan penanganan yang relatif lebih mudah dibanding spektronic atau spektrofotometer UV-VIS.

 

Alat-alat yang diperlukan

1. Bor

2. Tabung reaksi

3. Pipa pralon atau pipa PVC ½ inchi beserta tutupannya. Tidak harus ½ inchi bergantung pada ukuran tabung reaksi.

4. Lampu LED

5. CdS atau LDR sebagai detektor cahaya

6. Lakban

7. Multimeter atau avometer atau multitester. Terdiri dari 2 jenis yakni analog dan digital.

8. Baterai dan tempatnya. Lebih baik baterai yang bisa diisi ulang atau baterai rechargeable.

 

 

    Cara Merangkai

    1. Pipa PVC dipotong menggunakan gergaji dengan ukuran 20 cm. Perlu diperhatikan ukuran tidak selalu 20 cm bergantung pada panjang tabung reaksi agar setelah tabung reaksi dimasukan ke dalam pipa PVC masih bisa ditutup.

    2. Membuat 2 buah celah pada PVC membentuk garis, kira 5 cm dari bagian bawah.

    3. Masukan LED dan CdS pada celah yang telah dibuat. Langkah ini dilakukan dengan membuat lubang pada lakban menggunakan tangkai alat tersebut, kemudian direkatkan pada celah yang dibuat tadi. Perhatikan agar tidak ada celah kecil pada langban. Hal ini disebabkan keberadaan sinar lain akan mempengaruhi hambatan yang dikeluarkan pada multimeter. Dimana hambatan akan lebih kecil dari yang seharusnya.

    4. Sambungkan kabel baterai pada tangkai LED sehingga LED akan menyala.

    5. Atur hambatan multimeter dengan cara memutar tombol Zero ohm adjust knobe. Caranya: saklar pemilih diputar pada posisi (ohm), test lead + (merah) dihubungkan dengan test lead – (hitam) kemudian tombol pengatur kedudukan 0 ohm diputar ke kiri atau ke kanan hingga v menunjuk pada kedudukan 0 ohm.

    6. Setelah diatur, sambungkan kabel multimeter pada tangkai CdS.

    7. Setelah tersambung, maka hambatan yang dihasilkan oleh cahaya dari lampu LED akan terbaca pada multimeter.

    8. Pada saat ini alat fotometer sederhana sudah dapat digunakan untuk mengukur konsentrasi suatu zat dalam larutan.

     

    Mengukur Konsentrasi Zat

    Cara mengukur sampel dan larutan standar : larutan standar dan sampel berwarna atau yang telah dijadikan berwarna dengan memberi reagen pewarna dimasukan ke dalam tabung reaksi untuk diukur hambatannya. Tabung reaksi tersebut dimasukan ke dalam pipa PVC yang telah dibuat di atas kemudian baca hambatan yang dihasilkan.

     

     

      Langkah yang perlu dilakukan:

      1. Membuat larutan standar pada berbagai konsentrasi.

      2. Mengukur hambatan masing-masing larutan standar.

      3. Membuat kurva kalibarasi larutan standar dan masukan data-data tersebut ke dalam persamaan regresi linier.

      4. Mengukur hambatan sampel.

      5. Masukan hambatan sampel ke dalam persamaan regresi linier sebagai nilai y, untuk memperoleh nilai x atau konsentrasi sampel yang diukur.

      6. Menghitung konsentrasi zat yang diukur dalam sampel sesuai dengan cara yang di dapat pada spektrofotometer sinar tampak.

       

      Prinsip Kerja Fotometer Sederhana

      · LED merupakan diode semikonduktor yang dapat memancarkan cahaya dengan rentang panjang gelombang yang sempit sehingga cahaya yang dihasilkan dapat dianggap bersifat monokromatis. LED yang digunakan berbeda bergantung pada warna larutan. Misalkan larutaan kuning maka LED yang digunakan harus berwarna biru. Mengapa demikian?. Hal ini disebabkan warna kuning merupakan warna komplementer dari warna biru.

      Untuk memperjelas hal ini baca Spektrofotometri Sinar Tampak (Visible) dan prinsip kerja LED dan CdS silakan baca : semikonduktor dan kegunaan semikonduktor.

      · CdS merupakan detektor cahaya yang sangat peka terhadap perubahan intensitas cahaya yang mengenai permukaannya. Prinsip kerja fotosel CdS sebagai detektor adalah perubahan nilai resistansi atau hambatan fotosel berbanding terbalik dengan intensitas cahaya yang mengenai permukaannya. Jika dihubungkan dengan multimeter atau avometer CdS menjadi konduktor yang buruk atau CdS memiliki resistansi atau hambatan besar pada saat cahaya gelap atau redup, dan sebaliknya CdS menjadi konduktor yang baik atau CdS memiliki resistansi kecil pada saat cahaya terang.

      Seperti yang diketahui bahwa suatu zat berwarna, karena zat terssebut menyerap radiasi elektromagnetik. Oleh sebab itu jika zat dengan konsentrasi tertentu dimasukan ke dalam tabung reaksi kemudian disinari dengan LED maka sebagian sinar diserap dan sebagian lagi diteruskan.

      Oleh sebab itu jika konsentrasi zat tinggi, cahaya yang diserap makin banyak dan cahaya yang diteruskan makin sedikit, sehingga hambatan yang dihasilkan makin besar. Begitupun sebaliknya (perhatikan prinsip kerja CdS).

      Pada dasarnya prinsip kerja fotometer yang dikembangkan dan spektrofotometri sinar tampak sebagai metode pembanding, mempunyai kesamaan yaitu pengukuran penyerapan cahaya oleh suatu larutan berwarna pada rentang panjang gelombang sinar tampak, namun terdapat beberapa perbedaan yang mendasar yang dapat dilihat pada tabel.

      Jenis Perbedaan

      Fotometer

      Spektrofotometer

      sumber cahaya

      LED

      tungstem

      sumber arus atau energi

      baterai

      listrik

      monokromator

      tidak ada

      Ada

      read out

      berupa hambatan (Ω)

      berupa absorbansi (A)

      tempat sampel

      tabung reaksi

      kuvet

      !!..artikel ini belum begitu bagus, karena foto pembuatan alat belum disertakan…!!!!!

       

       

      JIKA TEMAN-TEMAN TERTARIK UNTUK MENCOBANYA, SILAKAN TINGGALKAN KOMENTAR ANDA DISINI..!!!

      UNTUK TEMAN-TEMAN DI MALANG ATAUPUN SEKITARNYA, JIKA TERTARIK BISA LANGSUNG DATANG KE ASRAMA PEMILIK BLOG INI UNTUK DIKERJAKAN SECARA BERSAMA..!! GAMPANG KOK CARA MERANGKAI DAN PENGGUNAANNYA…!!!!

      TEMAN-TEMANKU DI ATAMBUA KAB.BELU,, SAAT INI BELUM BISA BALIK KE SANA,, NANTI KALAU KULIANYA SUDAH SELESAI PASTI KEMBALI LAGI KE SANA…!!! YANG SABAR YA…!!!!

      About these ads

      One response to “Fotometer Sederhana : Alat Alternatif Pengganti Spektofotometri Sinar Tampak

      1. dyah ayu wulandari 18 Maret 2012 pukul 07:03

        pengen bikin..tp domisili di semarang..bs dikirim nggak foto rangkaian yg sudah jd..biar jelas..makasih..email : ayyudyy@gmail.com

      Berikan Balasan

      Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

      WordPress.com Logo

      You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

      Twitter picture

      You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

      Facebook photo

      You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

      Google+ photo

      You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

      Connecting to %s

      Ikuti

      Get every new post delivered to your Inbox.

      Bergabunglah dengan 158 pengikut lainnya.

      %d blogger menyukai ini: