chemistry for peace not for war

hanya DIA yang dapat menghentikan hatiku

kristal emas: kubus berpusat muka (fcc)

                  Kristal logam dianggap terdiri dari banyak satuan-satuan kecil yang disebut sel satuan (unit cell atau satu sel). Sel satuan merupakan bagian fundamental dari suatu struktur kristal yang tersusun secara berulang, teratur dan tidak terbatas melalui translasi pada 3-dimensi.

clip_image002

Gambar sel satuan kubus berpusat muka dari emas dengan a = 4r /√2; a = rusuk kubus, r = jari-jari atom emas (jari kubus)

 

Pada sel satuan kubus berpusat muka seperti yang tertera pada Gambar struktur kristal emas:

          1) Atom yang terdapat pada pojok-pojok satu sel satuan adalah milik dari 8 sel satuan yang berdekatan. Fraksi dari atom yang terdapat pada pojok sel satuan kubus yang dimiliki oleh setiap sel satuan kubus adalah 1/8. Pada Gambar berwarna kuning yang diberi nomor 1.

2) Atom yang terdapat pada pusat muka sel satuan kubus adalah milik 2 sel satuan yang berdekatan. Jadi fraksi dari atom-atom yang terdapat pada pusat muka sel satuan kubus adalah 1/2. Pada Gambar berwarna pink yang diberi nomor 2.

 

Dari penjelasan-penjelasan di atas maka jumlah atom dalam sel satuan kubus berpusat muka dari emas adalah

= 1/8 x jumlah atom pojok-pojok sel satuan + 1/2 x jumlah atom dipusat muka

= 1/8 x 8 + 1/2 x 6 = 4

Volume 1 atom = 4/3 πr3

Volume kubus = a3. dari gambar diperoleh a=2r. Maka volume kubus = 8r3

Faktor tumpukan

= volume atom-atom dalam sel satuan : volume sel satuan

= volume 4 atom : volume kubus

= 4 x 4/3 πr3 : (4r / √2)3

= 0,7405

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: