chemistry for peace not for war

hanya DIA yang dapat menghentikan hatiku

Batu Permata dan Ion Logam Transisi

clip_image001

Gambar Berbagai Batu permata

                Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menjumpai yang namanya batu permata. Batu permata yang dijumpai dengan warna dan bentuk yang berbeda. Warna-warna yang dihasilkan oleh batu permata disebabkan oleh adanya ion-ion logam transisi dalam batu permata tersebut. Oleh karena itu tanpa ion-ion logam transisi batu permata berwarna dan tentu tidak menarik seperti yang dilihat sehari-hari.

               Batu permata yang dimaksud di sini bukan intan walaupun intan termasuk golongan batu permata. Intan murni hanya tersusun dari atom karbon tanpa unsur-unsur transisi maupun unsur yang lain.

Beberapa Jenis Batu Permata

                 Ruby atau yang sering disebut sebagai merah delima yang merupakan salah satu bentuk kristal dari Al2O3. Disebut sebagai merah delima karena ruby memiliki warna merah seperti delima. Warna merah yang dihasilkan oleh ruby akibat digantinya 1% ion Al3+ oleh ion Cr3+ dalam struktur kristalnya, yakni Al2O3. Jadi warna merah yang dihasilkan oleh ruby berasal dari ion Cr3+.

 

clip_image002

Gambar batu permata Ruby

 

             Jika ion ion Al3+ dalam struktur kristalnya diganti oleh ion Fe3+ maka akan diperoleh permata dengan warna kuning yang disebut ratna cempaka (topaz). Sedangkan apabila ion Al2O3 dalam struktur kristal diganti oleh campuran ion-ion Fe2+, Fe3+ dan Ti4+ maka akan diperoleh permata dengan warna biru yang sangat menarik. Permata ini disebut sapphire yang terkenal dengan warna birunya (blue sapphire).

 

clip_image004

Gambar Batu permata blue sapphire

 

                    Zamrud (emerald) merupakan batu permata kristal beril (beryl = berilium aluminium silikat, BeO.Al2O3.6SiO2) yang berwarna hijau. Warna hijau yang dimiliki akibat digantinya ion Al3+ oleh ion Cr3+.

 

clip_image006

Gambar Zamrud (emerald)

                    Alexandrite merupakan batu permata yang warnanya bisa berubah tergantung suber cahaya yang mengenai permukaannya. Bila permukaannya dikenai cahaya senter warna adalah merah, sedangkan bila dikenai cahaya matahari warnanya adalah biru. Alexandrite merupakan kristal krisoberil (Chrysoberyl = berlium aluminat. BeO.Al2O3) dimana sekitar 1% ion Al3+ dalam struktur kristalnya diganti oleh ion Cr3+.

 

clip_image007

Gambar Batu permata Alexandrite

                   Struktur batu bermacam-macam, struktur batu permata yang telah dipelajari maka batu permata dapat dibuat di laboratorium maupun oleh perusahaan-perusahaan. Batu permata yang telah diproduksi dalam jumlah banyak adalah ruby dan sapphire. Batu permata yang disintasis sebagian besar digunakan sebagai perhiasan. Hal ini tidak terlepas dari sifatnya yang menarik. Batu permata yang diperoleh dari alam yang disintesis sangat sukar untuk dibedakan. Kedunya hanya dapat dibedakan oleh ahli batu permata yang pengelaman.

Iklan

2 responses to “Batu Permata dan Ion Logam Transisi

  1. Pingback: Woostercc.net

  2. JaRAs Jewelry 2 November 2010 pukul 21:00

    Batu Permata?
    JaRAs Jewelry, toko Batu Permata berkwalitas
    100% bergaransi, & harga terjangkau!
    http://JaRAsJewelry.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: