chemistry for peace not for war

hanya DIA yang dapat menghentikan hatiku

Tag Archives: antariksa

FAKTA MENARIK DAN MENGERIKAN TENTANG BULAN

 

Apollo16LM

Baca Juga : Pesawat Luar Angkasa Ternyata Dilapisi Emas

 

Pada 19 juli 1969, Neil Armstrong, Edwin Aldrin dan Michael Collins menggunakan Apollo II berhasil mendarat di Bulan. Sejak saat itu, makin banyka negara yang berlomba-lomba mengembangkan teknologi menuju bulan. Kira-kira Indonesia kapan ya?? Mudah-mudahan Indonesia juga bisa ke sana. Karena hal inilah banyak fakta menarik sekaligus mengerikan tentang bulan diketahui secara luas. Berikut beberapa fakta menarik dan menerikan dari bulan yang disadur dari berbagai sumber.

 

Ukuran bulan = Matahari?

Bulan bisa menutupi matahari dalam gerhana bulan total, tapi ukurannya tidak sama. Yang menarik, jarak matahari ke bumi persis 395 kali lipat jarak bulan ke bumi, sedangkan diameter matahari persis 395 kali diameter bulan.

Pada saat gerhana matahari total, ukuran bumi dan bulan persis sama, sehingga matahari bisa tertutup bulan secara sempurna. Hitungan ini terlalu cermat dan akurat jika hanya merupakan kebetulan astronomi semata.

 

Batuan Bulan

Asal usul batuan dan debu bulan sendiri tidak jelas, karena perbedaan komposisi pembentuk bulan yang berbeda sekali dengan komposisi batuannya. Batu yang pernah diambil team apollo sebesar 380KG lebih, menunjukkan ada nya bahan unik dan langka seperti Titanium murni, kromium, itrium, dan lain lain.

Logam ini sangat keras, tahan panas, anti oksidasi. Jenis logam ini tidak terdapat secara alamiah di alam, dan jelas tidak mungkin terbentuk secara alamiah.

Para ilmuwan juga mengalami kesulitan menembus sisi luar bulan sewaktu mereka mengebor bagian terluar bulan. Setelah di teliti, bagian yang di bor tadi adalah sebuah mineral dengan kandungan titanium, uranium 236 dan neptunium 237.

Bahan bahan super keras anti karat, yang juga tidak mungkin terbentuk secara alamiah, karena digunakan di bumi untuk membuat pesawat stealth. Kemungkinan besar, ini logam hasil sepuhan manusia!

Batuan bulan juga entah bagaimana sangat magnetik. Padahal tidak ada medan magnet di Bulan itu sendiri. Berbeda dengan bumi yang banyak sekali mengandung medan magnet.

 

Usia Bulan

Usia bulan merupakan salah satu hal yang membingunkan. Hampir semua dari bebatuan bulan yang dibawa ke bumi untuk diamati ternyata mempunyai usia 90% lebih tua dibandingkan dengan bebatuan bumi yang paling tua sekalipun.

Hingga saat ini bebatuan bumi yang paling tua yang pernah ditemukan adalah yang berumur 3,7 miliar tahun, sedangkan bebatuan bulan ternyata berusia antara 4,3 dan 5,3 miliar tahun.

Penelitian tentang bulan ini sekaligus membuat lutut dari para pengagum teori kreasonis (teori penciptaan bumi) sempat gemetar. Dalam bible sendiri dicatat bahwa bulan diciptakan pada hari keempat, dan seharusnya apapun yang ditemukan para ahli diluar sana mengenai bulan akan mengatakan bahwa bulan setidaknya lebih muda dari bumi.

Jika dalam beberapa dekade kedepan tidak ditemukan lagi bebatuan bumi yang lebih tua, maka kemungkinan fakta mengenai bulan akan mulai mengolok-olok para pengagum teori kreasonis.

 

Lebih keras di Atas dan Berongga

Normalnya sebuah planet akan keras di dalam dan makin lama makin lembut diatas, seperti bumi kita. Tidak demikian hal nya dengan bulan. Bagian dalam bulan seperti berongga, sementara bagian atasnya keras sekeras Titanium. Hal ini lah yang menyebabkan bahwa bulan bagaimanapun juga sangat kuat dan tahan serangan. Kawah terbesar di Bulan berdiameter 300KM, dengan kedalaman hanya 6.4KM.

Sementara itu, menurut hitungan ilmuwan, jika batuan yang menubruk bulan tadi, menubruk Bumi, maka akan terbentuk lubang paling tidak sedalam 1.200KM!

Bulan yang berongga juga dibuktikan saat kru Apollo yang meninggalkan Bulan, membuang kembali sisa pesawat yang tidak digunakan kembali ke Bulan . Hasilnya, sebuah gempa dan gema pada permukaan bulan terjadi selama 15 menit.

Penemuan ini diulang kembali oleh kru Apollo 13, yang kali ini jatuh lebih keras, menimbulkan gema selama 3 jam 20 menit.

Ibaratnya seperti sedang membunyikan lonceng yang kemudian berdentang, hanya saja karena tidak ada udara, maka suara dentang lonceng yang dihasilkan tidak bisa didengar oleh manusia. Sementara itu, penemuan ini dipertanyakan oleh Carl Sagan, bahwa satelit alamiah nggak mungkin kopong dalamnya.

 

Orbit yang Aneh

Orbit bulan merupakan satu satunya yang benar benar hampir bulat sempurna dari semua sistem tata surya kita. Berat utama bulan terletak lebih dekat 6000 kaki ketimbang pusat geometris nya, yang harusnya justru mengakibatkan orbit lengkung. Sesuatu yang tidak diketahui telah membuat bulan stabil pada poros nya.

Suatu teori yang belum di yakini benar adanya juga mengatakan bahwa wajah bulan yang selalu sama di setiap hari nya karena adanya suatu hal yang menyebabkan itu. Yang pada intinya, tetap suatu kebetulan astronomi.

 

Memiliki Kawah Es

Pada awalnya para ilmuwan menganggap bulan merupakan tempat yang sangat kering tanpa air sama sekali. Namun anggapan ini ditinggalkan, karena pada selasa 2 maret 2010 NASA menyataakan di bulan terdapat kawah-kawah yang berisi es. Hal ini di ungkapkan menggunakan RADAR milik NASA yang diluncurkan ke luar angkasa sehingga mendeteksi adanya kawah berisi es di kutub utara Bulan.

Radar bernama Mini-SAR itu menemukan lebih dari 40 kawah kecil dengan ukuran rata 1,6 hingga 15 kilometer yang penuh berisi air es. “Meski jumlah es bergantung pada ketebalan setiap kawah, setidaknya diperkirakan ada 600 juta metrik ton air es disana,” kata Paul Spudis pemimpin investigasi eksperimen Mini-SAR.

 

Asal Usul Bulan

Teori bahwa bulan tadinya adalah sebagian dari bumi yang mental keluar bumi karena tumbukan hebat di masa lalu hampir saja di setujui oleh semua orang, setelah sebelumnya mereka mengira bahwa bulan terbentuk dari debu debu angkasa yang mampat menjadi satelit bumi.

Belakangan ini teori menyebutkan bahwa jika bagian sebesar bulan terambil dari bumi, maka bumi tidak akan bisa bulat seperti sekarang. Dan jika bulan tidak berongga, maka tidak mungkin bulan bisa berada menjadi satelit bumi. Terlalu berat dan bulan akan menghantam bumi.

Teori teori asal usul bulan kembali dipertanyakan, dan teori paling gila sepanjang sejarah mulai muncul, bahwa bulan diciptakan dengan sengaja oleh manusia terdahulu sebagai alat bantu dalam navigasi dan juga astronomi!

Bulan adalah kapal luar angkasa?

Kesempurnaan bulan yang keterlaluan, dan berbagai anomali yang ada dibulan, plus ditambah banyaknya benda benda terbang tak dikenal di bulan membuat banyak pihak mengatakan bahwa kemungkinan besar bulan adalah sebuah pesawat luar angkasa super besar yang diciptakan oleh mahluk cerdas pendahulu kita. Dan bulan belum ditinggalkan oleh penghuni nya.

Semua kru Apollo dan astronot astronot lain atau peneliti bulan, semuanya telah melihat cahaya dan adanya benda-benda tak dikenal yang terbang lalu lalang diantara bulan, muncul dan hilang begitu saja, bahkan selalu menyertai setiap kedatangan dan kepergian para team astronot yang mengunjungi bulan.

 

Baca Juga :

Pesawat Luar Angkasa Ternyata Dilapisi Emas

Iklan

Ebook : ADAKAH MAKHLUK LAIN DARI ANGKASA LUAR?

 

Jika anda tertarik inngin memiliki Ebook ini, silakan download DI SINI..!

Untuk mengetahui apa saja isi buku ini, silakan baca kata pengantarnya berikut.

 

KATA PENGANTAR

Untuk menulis buku ini diperlukan keberanian; demikian pula untuk membacanya. Mengapa? Karena teoriteorinya serta pembuktian dari teori-teori itu tidak cocok dengan mosaik arkeologi tradisionil yang telah dengan susah payah disemen dengan tangguhnya. Para sarjana akan menyebutnya omong kosong dan akan memasukkannya ke dalam buku daftar kata-kata yang sebaiknya tak usah disebut di sini. Orang awam akan menyembunyikan dirinya bila mereka dihadapkan kepada kemungkinan untuk menyelidiki masa lampau. Bahkan penyelidikan tentang masa depan pun akan dianggapnya lebih misterius dan lebih bertualang lagi.

Namun demikian, ada satu hal yang sudah pasti yakni sesuatu yang tidak konsisten, tentang masa lampau kita itu; tentang masa lampau ribuan juta tahun yang telah silam. Masa lampau yang penuh dengan dewa yang pernah mengunjungi bumi ini dengan mengendarai kapal ruang angkasa. Kemajuan tehnik tak terbilang pesatnya di masa yang telah silam itu. Banyak sekali pengetahuan masa lampau itu yang sekarang baru sebagian saja yang dapat kita temukan kembali. Ada sesuatu yang tidak tetap teratur. Pula mengenai arkeologi kita, mengapa? Karena manusia telah menemukan atau mengetahui batere sumber listrik; ribuan tahun yang lalu. Karena kita telah menemukan makhluk aneh berpakaian ruang angkasa yang sempurna dengan kancingkancing plating.

Karena kita telah menemukan bilangan berbaris lima belas, suatu basis bilangan yang belum pernah digunakan orang dalam komputer jenis manapun. Tetapi bagaimana manusia pertama ini bisa mendapat kemampuan untuk menciptakan kesemuanya?

Terdapat pula inkonsistensi, ketidakteraturan secara tetap mengenai agama kita. Ciri dari setiap agama ialah bahwa agama itu menjanjikan bantuan dan keselamatan kepada manusia. Dewa-dewa primitip pun memberikan janji-janji demikian. Mengapa para dewa primitip itu tidak menepati janji-janjinya? Mengapa mereka telah menggunakan senjata ultra modern terhadap manusia primitip? Mengapa para dewa itu merencanakan pemusnahan manusia primitip? Mari kita membiasakan diri berpikir bahwa alam khayalan yang telah tumbuh dalam ribuan tahun ini suatu waktu akan ambruk.

Penelitian yang tepat selama beberapa tahun saja telah meruntuhkan bangunan mental kita yang kokoh itu. Ilmu pengetahuan yang tersembunyi dalam perpustakaan masyarakat yang serba rahasia itu sekarang telah banyak yang ditemukan. Abad penjelajahan angkasa luar sudah bukan lagi abad serba rahasia. Kita sekarang telah dapat mendaratkan manusia di bulan. Dengan penjelajahan mengangkasa, kita mencita-citakan untuk mencapai matahari dan bintang-bintang. Dengan itu pula kita menduga atau mengukur kedalaman “Jurang-jurang” masa lampau kita.

Para dewa, para pendeta, raja-raja serta pahlawan-pahlawan bermunculan dari kegelapan. Kita harus menentang supaya mereka membuka tabir rahasia mereka, kalau kita mau mempunyai cara untuk mengungkap masa lampau kita tanpa meninggalkan jurang pemisah. Laboratorium modern harus mengambil alih tugas penelitian arkeologi kita. Para akhli arkeologi harus mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang telah rusak dan hancur dengan membawa alat-alat pengukur yang sangat peka. Para pendeta yang mencari kebenaran harus mulai lagi meragukan kebenaran-kebenaran yang telah ditetapkan pasti benarnya.

Para dewa dari masa silam yang kelam suram itu telah meninggalkan bekas serta jejak yang tak terhitung banyaknya, yang baru sekarang untuk pertama kalinya dapat kita baca dan terjemahkan karena bagi manusia di masa ribuan tahun yang lalu, persoalan penjelajahan angkasa bukanlah masalah melainkan suatu pernyataan saja. Saya berani mengatakan bahwa nenek moyang saya di masa yang baru silam, pernah mendapat kunjungan tamu dari alam semesta; sekalipun saya sendiri belum dapat mengetahui siapakah cendekiawan bumi luar ini dan dari planet mana datangnya. Namun demikian saya menyatakan bahwa “orang-orang asing” ini telah menghancurkan sebagian dari kemanusiaan yang ada pada waktu itu dan menciptakan yang baru, yakni homo sapiens alias makhluk berakal, yang mungkin sekali untuk pertama kali.

Pernyataan yang tegas ini, adalah revolusioner. Pernyataan ini menghancurkan landasan “bangunan mental” yang seolah-olah telah dibangun secara sempurna itu. Adalah tujuan saya untuk menyiapkan bukti dari pernyataan ini. Buku saya ini tak akan pernah ditulis jika tidak ada dorongan dari dan kerja sama dengan banyak pihak. Saya sangat berterimakasih kepada isteri saya yang selama beberapa tahun terakhir ini jarang sekali

menjumpai saya di rumah, atas segala pengertiannya. Juga saya ucapkan terimakasih kepada teman seperjalanan saya Hans Neuner yang telah turut mengadakan perjalanan bersama saya beribu-ribu mil jauhnya atas segala bantuannya yang sangat berharga dan tak henti-hentinya. Saya berterimakasih pula kepada Dr.Stehlin dan Louis Emrich atas bantuan mereka yang walaupun tak terusmenerus. Terimakasih saya sampaikan pula kepada segenap pegawai NASA di Houston, Cape Kennedy dan Hunt sville yang telah mengizinkan saya mengadakan pengamatan di pusat-pusat tehnik penelitian ilmiah mereka yang hebat itu. Saya menyatakan terima kasih pula kepada Wernher Oon Braun, Willy Ley dan Bert Slattery. Saya ucapkan pula banyak terimakasih kepada pria dan wanita yang tak terhitung banyaknya di muka bumi ini, atas bantuan mereka yang praktis, atas dorongan mereka dan percakapan-percakapan dengan mereka yang memungkinkan penulisan buku ini.

Erich von Däniken