chemistry for peace not for war

hanya DIA yang dapat menghentikan hatiku

Tag Archives: malang

PESTA NATAL DI GEREJA IJEN KOTA MALANG

“DIBELAHAN BUMI INI. DI MANAPUN KITA BERADA,, SEMUANYA AKAN TETAP SAMA SAAT KITA MELIHAT  KE ATAS LANGIT”

 

  NATAL IJEN (14)

NATAL IJEN (5)NATAL IJEN (9)

NATAL IJEN (24)

NATAL IJEN (19) NATAL IJEN (20) 

NATAL IJEN (28) NATAL IJEN (38)

NATAL IJEN (45)

Iklan

Penyebab bangsa indonesia tidak menggunakan energi nuklir

clip_image001[4]

Gambar Reaksi fisi penembakan inti uranium menggunakan neutron

 

Mengapa sampai saat Indonesia tidak menggunakan energi nuklir misalnya menggunakan energi nuklir sebagai pembangkit listrikk (PLTN = pembangkit listrik tenaga nuklir), padahal beberapa negara seperti Amerika, Afrika Selatan, Finlandia, Perancis Korea Selatan, Jepang, China dan India, telah banyak mengembangkan energi nuklir yang dihasilkan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat.

Mengapa Indonesia tidak?. Ini merupakan hal yang patut dipertanyaan sebab selain tersedianya tenaga ahli yang profesional, Indonesia juga telah memiliki beberapa reaktor nuklir seperti reaktor penelitian nuklir Kartini di Yogyakarta-Jawa Tengah dan telah beroperasi sejak 1979, reaktor Triga Mark IIPusat Penelitian Tenaga Nuklir (PPTN) BandungJawa Barat dan diresmikan pada tahun 1965, reaktor penelitian nuklir MPR RSG-GA Siwabessy Serpong (Banten) dan telah diresmikan pada tahun 1987.

Berikut alasan mengapa Indonesia tidak menggunakan energi nuklir untuk membantu perkembangan dan pertumbuhan bangsa ini.

 

Orang-orang Indonesia terlalu banyak mendengar tanpa mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dan hanya melihat sesuatu dari sisi negatif tanpa melihat sisi positif.

 

Misalnya terlalu banyak mendengar bahaya yang terjadi pada manusia jika terpapar zat-zat yang bersifat radioaktif. Padahal jika diperhatikan banyak pula kejadian berbahaya yang terjadi disekitar misalnya ledakan LPG (liquified petroleum gas). Penggunaan hidrokarbon sebagai energi seperti LPG tidak kalah bahayanya dibanding penggunaan energi nuklir. Hal ini disebabkan pembakaran hidrokarbon menghasilkan gas-gas rumah kaca seperti NO2, CO dan CO2 yang dapat meningkastkan panas bumi, arena sinar UV yang sampai ke permukaan bumi, dipancarkan kembali ke luar angkasa dalam bentuk infrared atau inframerah ditahan oleh gasgas tersebut sehingga tetap terkurung di permukaan bumi. Walaupun demikian hidrokarbon tetap digunakan.

Apakah penggunaan hidrokarbon karena hanya berbahaya bagi lingkungan sedangkan pada manusia tidak?. Tentu saja tidak demikian, jika lingkungan merasakan akibatnya maka semua yang ada di lingkungan tersebut akan merasakan akibatnya.

Ataukah penggunaan energi nuklir berbahaya karena radiasi zat radioaktif dapat menyebabkan muatsi atau perubahan gen pada manusia?. Jawabannya tentu iya, perlu dipertanyakan juga apakah jika terpapar energi nuklir maka akan langsung mengalami perubahan gen? Tentu saja tidak, pemaparan hanya dalam dosis tertentu dan dalam jangka waktu tertentu saja baru hal tersebut dapat terjadi. Pemaparan energi nuklir terhadap manusia ataupun makluk hidup yang lain sebenarnya tidak perlu ditakuti jika dikerjakan secara saksama. Toh,, Jepang sampai saat ini masih tetap menggunakan energi nuklir setelah terjadi ledakan nuklir yang sangat dahsyat dari PLTN Fukushima. Hal ini membuktikan bahwa manfaat yang diberi lebih banyak dari kerugian yang dihasilkan.

Energi nuklir dikatakan berbahaya karena energi nuklir pertama kali diperkenalkan pada dunia dalam bentuk bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki dalam Perang Dunia II tahun 1945.

Jika kita memandang energi nuklir seperti mawar maka Indonesia mungkin telah lama memanfaatkan energi niklir. Mawar walaupun berduri tapi tetap dikatakan indah dan wangi, bila kita merangkai mawar tidak berhatihati maka kita akan tertusuk durinya. Demikian juga energi nuklir, sangat bermanfaat jika dikerjakan secara efisien.

Ada satu hal yang perlu dipertanyakan juga, plastik dibanding energi nuklir mana yang lebih berbahaya?. Kalau menurut penulis, plastik lebih berbahaya. Mengapa demikian?. Plastik setelah dibung tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme sehingga penyerapan air oleh tanah menjadi berkurang. Akibatnya ketersediaan air tanah menjadi berkurang pula. Lalu bagaimna jika plastik di bakar? Jika plastik di bakar sangat berbahaya karena berdasarkan penelitian pembakaran plastik dapat menghasilkan suatu zat yang disebut dioxin.

Dioxin adalah peristilahan generik untuk sekelompok bahan yang dicurigai sebagai penyebab kanker (lebih dikenal sebagai CARCINOGENS), merupakan bahan beracun yang kuat dan berbahaya terhadap manusia dan hewan serta resisten/kebal terhadap penguraian biologi. Beberapa penyakit yang ditimbulkan dioksin yaitu Kanker, Kelainan Janin, Kemandulan, Rusaknya Kekebalan Tubuh.

Dioxin adalah sebutan umum bagi senyawa-senyawa kimia yang ditemukan di lingkungan dimana senyawa yang mudah bereaksi ini dihasilkan dari industri yang menggunakan bahan baku yang mengandung chlorine dan carbon. Jika orang berbicara tentang Dioxin, pada umumnya yang dimaksud adalah kelompok klorodibenzopdioxin (CDD). Dari kelompok ini, yang dianggap paling beracun adalah 2,3,7,8-tetraklorodibenzo-p-dioxin (TCDD), termasuk turunan kimia sejenis lainnya.

clip_image003

Rumus struktur 2,3,7,8-tetraklorodibenzo-p-dioxin (TCDD)

 

Berdasarkan penelitian, dioxin terbentuk ketika terjadi pembakaran dari semua sampah yang mengandung klorin, pabrik dari plastik, PVC (polyvinyl chlorida), produksi dari bahan kimia seperti herbisida, pestisida, industri kertas dan pulp yang menggunakan pemutih klorin.

PVC sering digunakan dalam kemasan, juga sebagai bahan baku berbagai produk yang ada di rumah seperti sepatu, sandal, film, kulit imitasi, pipa air, bahan isolasi kabel, karpet, pelapis tekstil, kertas maupun logam, bahan tenunan dan sarung tangan. Dalam bahasa awam, setiap produk senyawa kimia organik yang mengandung klorin adalah sumber Dioxin.

Selain itu, alam juga turut menyumbang Dioxin. Pundi-pundinya berasal dari kebakaran hutan maupun aktivitas gunung berapi. Dalam tingkatan yang rendah Dioxin juga bisa ditemukan di semua lingkungan (udara, air dan tanah). Karena sifat fisik dan kimianya, Dioxin terutama dapat ditemukan di lapisan tanah, sendimen dan biota.

Tahun 1998, WHO menetapkan ambang batas aman konsumsi Dioxin, yakni 1-4 pikogram (sepertriliun gram) Dioxin per kilogram bobot badan. Seandainya manusia memiliki berat badan 60 kg, batas amannya adalah 240 pikogram Dioxin.

alotrop karbon: intan, grafit dan fullerene


Senyawa yang terbentuk hanya dari satu jenis unsur namun dengan struktur (bentuk) yang berbeda alotrop. Perbedaan struktur yang terjadi menyebabkan sifat yang dimiliki setia alotrop berbeda walaupun tersusun dari unsur yang sejenis.

Senyawaan yang terbentuk dari atom unsur karbon dengan struktur yang berbeda disebut alotrop karbon. Grafit, intan, fullerene dan karbon amorf merupakan contoh dari alotrop karbon yang sejauh ini diketahui.

Dalam tabel peridoik unsur karbon memiliki simbol C dengan nomor atom 6 dan terletak pada golongan 4A atau 14, periode 2 dan termasuk blok p. Konfigurasi elektron atom karbon adalah 1s2 2s2 2p2 atau [He] 2s2 2p2 dengan susunan elektron dalam kulit atomnya adalah 2, 4. Berdasarkan konfigurasi elektronnya diketahui bahwa karbon memiliki 4 elektron valensi. Empat elektron valensi karbon ini dapat digunakan untuk membentuk ikatan kovalen dengan atom lain maupun dengan atom karbon yang lain.

 

Intan

Intan atau berlian atau diamond merupakan alotrop karbon yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan hingga saat ini intan dikenal sebagai mineral alami yang paling keras dimana belum ada mineral lain yang berhasil menggores atau memotong intan.

struktur intan

struktur intan

Sifat dan pemakaian Intan

Berikut beberapa sifat dan pemakaian intan:

  1. Intan merupakan mineral alami yang paling keras, sehingga intan banyak digunakan sebagai alat untuk memotong, mengasah dan sebagai mata bor.
  2. Memiliki titik leleh yang sangat tinggi yakni 4827 °C). Hal ini disebabkan Ikatan kovalen karbon-karbon yang terbentuk pada struktur intan sangat kuat bahkan lebih kuat dari ikatan ionik.
  3. Berupa isolator namun dapat menyerap panas dengan sangat baik. Daya hantar listrik intan berkaitan dengan elektron yang digunakan untuk membentuk ikatan, dimana pada intan elektron-elektron berikatan sangat kuat sehingga tidak ada elektron yang bebas bergerak ketika diberi beda potensial. Sifat penyerap panas yang baik dari intan diaplikasikan pada peralatan elektonik untuk menyerap panas yang dihasilkan ketika peralatan elektronik digunakan. Dengan melapisi intan pada konduktor dalam peralatan elektronik maka suhu peralatan tersebut dapat dijaga relatif konstan sehingga peralatan tersebut dapat berfungsi secara normal.
  4. Tidak larut dalam air dan pelarut organik. Dalam hal ini tidak memungkinkan terjadinya daya tarik antara molekul pelarut dan atom karbon yang dapat membongkar dayatarik antara atom-atom karbon yang berikatan secara kovalen. Akibat pelarut tidak mampu mensolvasi molekul intan.

 

Dalam struktur intan setiap atom karbon berikatan secara kovalen dengan atom 4 karbon lain dalam bentuk tetrahedral dan panjang setiap ikatan karbon-karbon adalah 0,154 nm.

 

 

 

Intan kini dapat produksi secara komersial dalam skala laboratorium maupun skala industri. Bahan dasar pembuatan intan yaitu grafit dengan katalis logam. Proses pembuatan intan dari grafit dilakukan pada suhu tinggi yakni sekitar 3500 °C bahkan dapat lebih tinggi dan tekanan tinggi pula yakni sekitar 140.000 atm atau lebih. Selain menggunakan cara tersebut, intan dapat dihasilkan dengan pirolisis hidrokarbon pada suhu relatif rendah (± 900 °C) dan tekanan realtif lebih rendah pula yakni sekitar 102 Pa.

Gambar intan

Gambar intan

Namun dalam kehidupan sehari-hari intan yang sering dijumpai terdiri dari berbagai macam warna. Berbagai warna yang dihasilkan intan dipengaruhi oleh 3 hal yaitu

  1. Adanya pengotor dalam struktur intan sehingga pengotor tersebut dapat mengubah spektrum absorbsi intan. Spektrum intan yang berubah akibat adanya pengotor tergantung pada jenis dan konsentrasi pengotor yang ada Misalnya intan kuning dan oranye mengandung nitrogen, intan biru mengandung boron, intan abu-abu, ungu dan hijau mengandung hidrogen.
  2. Intan hijau disebabkan oleh radiasi alam, yang terjadi selama berjuta-juta tahun sehingga dapat mengubah struktur atom dalam intan. Akibat berubahnya struktur intan menyebabkan sektrum absorpsi intanpun berubah.
  3. Intan merah muda, merah dan coklat disebabkan oleh adanya deformasi plastik. Struktur atom karbon yang memutar selama pembentukan intan dalam tanah sehingga mengubah sektrum absorpsi intan. Hal ini tampak pada intan sebagai garis urat yang menyerupai urat kayu. Garis inilah yang memberikan spektrum warna yang berbeda.

 

 

Grafit

Grafit merupakan alotrop karbon yang dapat menghantarkan arus listrik dan panas dengan baik. Karena sifat inilah grafit biasanya digunakan sebagai elektroda pada sel elektrolisis.

Dalam struktur grafit setiap atom karbon membentuk ikatan kovalen dengan tiga atom karbon lainnya membentuk susunan heksagonal dengan struktur berlapis seperti tumpukan kartu. Karena atom karbon memiliki 4 elektron valensi maka pada setiap atom karbon masih terdapat satu elektron yang belum berikatan (elektron bebas).

Sifat daya hantar listrik yang dimiliki oleh grafit dipengaruhi oleh elektron-elektron yang tidak digunakan untuk membentuk ikatan kovalen. Elektron-elektron ini tersebar secara merata pada setiap atom C karena terjadi tumpang tindih orbital seperti pada ikatan logam yang membentuk awan atau lautan elektron. Oleh sebab itu ketika diberi beda potensial, elektron-elektron yang terdelokaslisasi sebagian besar akan mengalir menuju anoda (kutub positif), aliran elektron inilah yang menyebabkan arus listrik dapat mengalir. Sedangkan ketika salah satu ujung dipanaskan maka elektron-elektron ini akan segera berpindah menuju bagian yang memiliki suhu lebih rendah. Akibatnya panas tersebut akan menyebar ke bagian grafit yang memiliki suhu lebih rendah. Struktur grafit seperti yang tertera pada Gambar.

Gambar stuktur grafit

Gambar stuktur grafit

Ikatan kovalen antar lapisan pada grafit relatif lebih lemah bila dibanding ikatan kovalen antar antar atom dalam satu lapisan. Dengan adanya hal ini menyebabkan grafit bersifat licin, karena lapisan yang berada dibagian atas mudah tergelincir atau mudah tergeser.

 

Sifat dan Kegunaan Grafit

  1. Memiliki titik leleh tinggi, sama seperti intan. Hal ini disebabkan iktan kovalen yang terbentuk sangat kuat sehingga diperlukan energi yang tinggi untuk memutuskannya.
  2. Memiliki sifat lunak, terasa licin dan digunakan pada pensil setelah dicampu tanah liat.
  3. Tidak larut dalam air dan pelarut organik, karena tidak mampu mensolvasi molekul grafit yang sangat besar.
  4. Dibanding intan, grafit memiliki massa jenis yang lebih kecil, karena pada strukturnya terdapat ruang-ruang kosong antar lipatannya.
  5. Berupa konduktor listrik dan panas yang baik. Karena sifat ini grafit digunakan sebagai anoda pada baterai (sel Leclanche) dan sebagai elektroda pada sel elektrolisis.

 

 

Fulleren

Fuleren adalah alotrop karbon dimana 1 molekul karbon terdiri dari 60 atom karbon sehingga sering disebut sebagai C60. Pada struktur fulleren setiap atom karbon berikatan dengan tiga atom karbon lain dengan pola membentuk susunan pentagonal membentuk struktur berongga seperti bola sepak. Struktur fulleren seperti yang tertera pada Gambar.

Gambar Struktur fullerene

Gambar Struktur fullerene

Gambar Struktur fuleren

Sifat dan pemakaian

  1. Tidak larut dalam air, tetapi dapat larut dalam pelarut organik.
  2. Sebagai superkonduktor dan penyerap panas yang baik. Sifat superkonduktor dan menyerap panas ini berkaitan 1 elektron yang tidak digunakan untuk membentuk ikatan kovalen, seperti pada grafit. Salah satu senyawaan C60 yang merupakan semikonduktor adalah K3C60.